The Outline #1

Title                 : The Outline #1

Author             : Mysti Adelliza

Main Casts      : Kim Chan Gi (OC), Shim Chang Min (DBSK), Cho Kyuhyun (SuJu)

Support Casts  : Kangin—Kim Young Won (Super Junior), Kim Sung Rin (OC), Shin Ri Rin (OC), Min Sung Hyo (OC), Kim Min Gi (OC)

Genre                : Drama, Mystery

Length             : Chaptered

Changi mengerutkan dahi saat membaca pesan teks yang dikirimkan Kim Sungrin, sang eomma, ke ponselnya.

Pulanglah lebih cepat.

Begitulah isi pesan yang tertera di layar ponselnya.

Itu mungkin tidak mengandung maksud apa-apa. Hanya ungkapan permintaan seorang ibu yang ingin melihat anaknya cepat pulang dari kantor. Akan tetapi, hatinya tidak tenang. Dia merasa tiga kata itu menyiratkan ribuan kata penjelasan lain di baliknya.

Changi sudah merasa ada yang tidak beres dengan orang tuanya belakangan ini. Di meja makan, entah saat sarapan atau makan malam, Kim Youngwon, sang appa, selalu  berdeham. Seperti itulah kepala keluarga Kim bertingkah jika ingin memberi tanda untuk memulai percakapan resmi keluarga. Dan biasanya seluruh anggota keluarga Kim akan mempersiapkan diri, memasang kuping—menyimak baik-baik. Yang memusingkan Changi adalah keanehan tradisi itu beberapa hari sebelum hari ini. Biasanya, keluarganya selalu menyelesaikan rapat resmi mereka hari itu juga, di jam dan tempat yang sama. Namun, sejak beberapa hari lalu, sang appa hanya berdeham, melirik sang eomma, kemudian ketika Changi telah siap menyimak, sang eomma hanya menyuruh Changi untuk menambah makanannya.

Apa terjadi sesuatu pada mereka? Changi bertanya-tanya. Atau sesuatu di antara mereka berdua? Atau bukan pada mereka, melainkan pada keluarga Kim lain yang tinggal di Seoul ? Oh, semoga bukan hal buruk.

Dia diliputi praduga, namun menunggu. Dia tak mendesak, meskipun penasaran. Seraya berusaha menepis pikiran negatif dan kecurigaan yang sering timbul, dia mengasumsikan itu bukan sesuatu yang genting karena orang tuanya mengulur-ngulur waktu untuk memberitahunya. Namun demikian, rasa penasarannya tidak pernah hilang. Itu terus menjadi pemikirannya hingga hari ini, saat dimana sang eomma meminta dia pulang cepat.

Changi mencoba untuk menelepon eomma-nya. Barangkali eomma-nya itu dapat menerangkan segalanya sekarang. Namun teleponnya tak diangkat-angkat.

Dia mencoba menelepon lagi. Hasilnya sama.

Biasanya sang eomma segera menjawab teleponnya.

Sembari menghela napas, Changi meletakkan ponselnya, kembali memandang tumpukan pekerjaannya. Ia memutuskan untuk kembali mengoreksi dokumen-dokumen, meskipun terkadang mata bulatnya mengawasi telepon genggamnya. Beberapa kali bahkan, wajah ovalnya mendongak ke jam dinding yang tergantung di ruangan persegi bercat putih dan berpintukan kaca itu.

Jam empat sore sekarang.

Kembali ia memfokuskan mata cokelat terangnya ke dokumen-dokumen di hadapannya. Akan tetapi, dia tidak bisa berkonsentrasi. Selalu saja, tiap beberapa detik sekali, matanya melirik ponselnya.

Dan itu terus berlangsung hingga jam kerjanya membumbung lenyap.

***

Changi memarkirkan sedan Jepang model terbarunya di halaman parkir kediaman Kim yang cukup luas. Dia ingat lagi dulu dia pernah memiliki lahan parkir yang lebih kecil ketika tinggal di apartemen. Sekarang dia, yang suka bermasalah dengan parkir, menjadi bebas masalah. Dia senang menyadari satu lagi hal baik yang ia peroleh dari keputusannya untuk kembali menetap di rumah keluarganya ini.

Shin Ririn, pelayan keluarga yang berpakaian baju terusan mini seperti maid, menyambutnya dan membawakan tas kerjanya ketika ia sampai di pintu utama rumahnya. Pelayan satunya, Min Sunghyo, yang berpakaian setelan jas seperti butler, tercengir sambil berucap, “Nona, orang tuamu sudah menunggu di meja makan.”

Changi menyeringai pongah, namun kakinya tetap melangkah, mengikuti giringan keduanya. “Begitukah?” Dia menanggapi dengan ritme bertanya, “mereka buru-buru sekali untuk memulai makan malam.” Dia melihat arlojinya. “Ini baru jam tujuh.”

Sunghyo masih dalam keadaan tercengir. “Ada yang mau mereka bicarakan padamu, Nona,” ucapnya.

Kerutan mendadak muncul di kening Changi.

“Sunghyo benar,” imbuh Ririn kalem.

Changi memandang satu persatu dari dua pelayan itu. “Mengapa nampaknya kalian lebih tahu apa yang akan—”

Sunghyo menyingkap pintu ruang makan dengan tergesa-gesa, menyebabkan Changi mengunci mulut, berbarengan dengan Tuan dan Nyonya Kim yang menoleh serempak. “Ah, jeosonghamnida, Tuan dan Nyonya Kim, telah membuat Anda berdua terkejut, tapi ini—sudah datang dia, Nona Changi,” ujar Sunghyo, gelagapan.

“Yang benar, Nona Changi sudah datang,” bisik Ririn, membuat Sunghyo membeliak seolah-olah telah melakukan kesalahan fatal.

Changi tersenyum datar melihat ulah keduanya. Kemudian, begitu mengetahui orang tuanya memperhatikan, dia langsung menjaga sikap—kembali berdiri tegak. Menderapkan langkah menuju kedua orang tuanya, Changi lantas mendengar kedua pelayannya pamit dan menutup pintu.

Dia tengah meletakkan bokongnya di kursi lalu memutuskan untuk bertanya pada orang tuanya, “Jadi, pembicaraannya harus setertutup ini?”

Kim Sungrin menatap suaminya. Tampak ada keraguan di matanya. Changi mendapati itu. Firasatnya kembali buruk. Dia memutuskan untuk mengalihkan penglihatannya pada objek lain di sana; makanan yang sudah terhidang di hadapan mereka, namun belum tersentuh sama sekali.

“Changi,” panggil Kim Youngwon, appa-nya, menghentikan mata Changi yang menatap pada hidangan di atas meja.

“Changi-ah.” Sekali lagi.

Changi melihat wajah serius appa-nya, kemudian melepas tanya, “Ne, Appa?”

“Umurmu dua puluh sembilan bulan Juni ini,” appa-nya memulai.

Seperti seseorang baru saja menjentikkan jari di depan wajahnya, Changi seketika mendapatkan petunjuk akan ke arah mana pembicaraan ini.

Changi seperti mendengar eomma-nya menggumamkan sesuatu, namun tidak jelas. Dia lalu menimpali ucapan appa-nya, “Ne. Juni tahun depan aku genap kepala tiga.”

“Apa kau bahagia menjalani hidup yang kaujalani sekarang?” tanya Tuan Kim.

Nah, dirinya semakin yakin akan perkiraannya. “Geuromyo,” jawab Changi.

“Changi,” suara eomma-nya menyeruak, “apa kau tidak ingin menikah?”

Benar saja, gumam Changi dalam hati.

Mereka telah bersedia untuk tidak memaksa Changi menikah semenjak dua tahun lalu, sejak dirinya memutuskan untuk kembali menetap di rumah orang tuanya. Kini Changi merasa dikhianati. Dia tahu mereka sebenarnya bermaksud baik. Meskipun begitu, perasaan dikhianatinya tetap menguasai.

“Aku tidak—kalian tahu, aku tidak ingin berpikir ke situ dulu sekarang,” sahut Changi.

“Karena kau belum menemukan orang yang tepat?” tebak Tuan Kim.

“Karena aku lebih nyaman begini,” jawab Changi sambil memasang wajah terganggu.

“Sayang,” Kim Sungrin menyapukan permukaan jempol ke bawah dagunya, seakan-akan sesuatu menempel di sana, “setidaknya pikirkan hari tuamu.”

Changi menghela napas lelah. “Eomma, Appa, kalian punya calon untuk dijodohkan denganku lagi?” tanya Changi, tembak langsung.

Tuan dan Nyonya Kim saling melempar pandangan, cukup lama, menyadari putri sulungnya mengawasi mereka curiga.

“Sebenarnya, ne, Changi sayang. Dia memenuhi semua kriteria yang kami—kau butuhkan. Tampan, terhormat, berpendidikan. Dan namanya—”

Aniyo,” Changi menyela omongan ibunya, “itu bukan kriteriaku. Itu kriteria kalian.”

“Lalu kau mau yang seperti apa? Seperti yang kaupilih sebelum-sebelumnya?” Appa-nya mengeluarkan pertanyaan menantang, berharap bisa membuat anak perempuan sulungnya itu menurut.

Changi terdiam, menutup mulutnya.

Di saat itulah, eomma-nya menambahkan, “Pikirkanlah Krystal, Changi.”

Terkesiap, Changi membenarkan posisi duduknya. Ya, Krystal adalah kelemahannya. Eomma-nya selalu tahu soal itu. Dan selalu menggunakan anak perempuan berumur enam tahun yang berada di Seoul itu untuk menggugatnya. Gadis cilik itu tinggal bersama Mingi sekarang, bukan bersama dirinya. Gadis cilik kepunyaannya.

“Benar,” tambah appa-nya, “pikirkanlah Krystal, Changi. Pikirkan anak semata wayangmu.”

***

Advertisements

86 thoughts on “The Outline #1

  1. rizqiesyaf says:

    anyyeong
    mungkin ini conent perdana akubikan biasanya jado sider
    tapi asal coment eror aja

    hahaha

    ini cerita baru lagi ya ?
    ini egk ada hubungannya ya sama cerita2 sebelumnya ?

    di tunggu next partnya

    hahha

  2. Nan_Cho says:

    kyaaa..
    authorniiiiiimmmm..
    cerita apalagi ini??? Changi sudah punya anak? jd Changi sudah pernah menikah? siapa suaminya dulu Kyuhyun atau Changmin? bercerai atau hal yg lain?
    oke fix, semua pertanyaanku ada jawabannya di chapter berikutnya, jd let’s go buat baca..
    astaga, aku ga mau lagi nebak2 semua cerita fanfic author, karena ujung2nya diluar dugaan ceritanya..
    bbeuh! bikin penasaran ini..
    kkk~

  3. Runissa says:

    Anyeong… aku mampir karena baru baca di flyingncfanfiction.
    aku agak sedikit bingung jadi ini part 1 atau yang flyingncfanfiction itu part 1. itu krystal anaknya Kyuhyun sama Changi ya?
    klo menurut aku alurnya kecepetan karena tidak dijelaskan secara detil… 🙂

    • Mysti Adelliza says:

      Annyeong, chingu.
      Selamat datang di blog ini^^ makasih ya udah berkomentar.
      Yang di flying itu before storynya, chingu, jadi masa lalunya bagian ini.
      Krystal anak siapa nanti keungkap belakangan, chingu^^
      Hehe, kecepetan ya?
      Kalo boleh tau, yang kecepetan itu yang di flying atau yang part 1 ini? ^^

  4. kampungfanfic says:

    anyeong aku juga mampir dr flync
    bagus sih, tp krn aku bingung langsung next aja ya
    btw Amanda itu nama lainnya Chan kah?

  5. Dwee규 says:

    Annyeong chinguu… salam kenal aq reader baru dsini.. ^O^
    oyaa… knp 2x ksebut nama amanda? typo kah ato gmna tuuh chingu?? (⊙o⊙)?
    daaaan…. ijin baca next partnya yaah… gomawo.. (^3^)

  6. nmelindawati says:

    haloocoeni aku new reader dsini 🙂
    ooo ternyata changi udah punya anak ?
    sbnernya masih bingung sama ceritanya, mungkin karena baru baca part 1 kali
    ya oen hehe ..
    okedeh baca part 2nya ya oen …

  7. jengqish says:

    Hy thor aku readers baru salam kenal. Aku tau ini dari blog sebelah hehe. Pas aku baca part pertama ternyata aku baru tau changi nya udah nikah sama punya anak. Jadi penasaran sama cerita selanjutnya. Numpang baca ya thor 🙂 kamsahamida

  8. asrikim says:

    Annyeong chingu,,,aq panggil chingu boleh kan,?krystal anak changi ya,,?klau bagitu changi janda dong,,?ceritanya bagus tpi kependekan klau boleh panjangin dikit dong chingu hehehe””tapi kira2 siapa ya orang yg bakal dijodohin ke changi,,,?

    • Mysti Adelliza says:

      Annyeong^^
      Boleh kok^^
      Iya, dia anak Changi. Mengenai janda apa bukan, nanti keungkap kok.
      Eh, kependekan ya?#garuk2kepala
      Orang yang bakal dijodohi ke Changi sebentar lagi keungkapnya, ayo baca selanjutnya^^
      Btw, makasih udah komen lagi ya^^

  9. redwinebluesky says:

    hayyy redwine imnida..gue lgsg loncat DR flyingff kesini ..gilaaaa…anak Kyuhyun tuh pasti,,ya kan? ya kan?? tp td intip2 kok banyak yg di gembok sih?? oke salam kenal aja ya 🙂 numpang baca disini

    • Mysti Adelliza says:

      Hai jugaaaa^^
      Salam kenal, redwine^^
      Hehehe, loncat ya?
      Mengenai itu anak siapa, akan keungkap di chapter2 berikutnya, chingu^^
      Soal gembok, memang sengaja dikunci beberapa chapter terakhirnya. Termasuk The Outline. Tapi kalo mau minta password, tinggal diminta aja kok^^ nanti dikasih.
      Silahkan dibaca^^
      Makasih juga udah komen ya^^

  10. taritory says:

    Hy chinguu..reader baru dsinii…
    Aq bca ff ini yg before storynya di wp tetangga sebelahh…ini lanjutannya kan chinguu….itu krytal anaknya kyu yaa??widihh mw di jodohin ama syapa ituu…
    Izin lanjut baca ya chingu^^

    • Mysti Adelliza says:

      Hai, chingu^^
      Welcome dan salam kenal^^
      Iya, ini lanjutannya, chinguya~
      Krystal anak Changi hehehe #dilempar
      Dijodohin sama siapa keungkap sebentar lagi, chingu~
      Ayo dilanjut baca^^
      Hehehehe
      Btw, makasih udah komen ya^^

  11. Yaumila says:

    Hallo, aku reader baru 🙂
    ini comment pertamaku di wp ini hehe
    ceritanya cukup buat penasaran di part pertama. Ini perasaan ku aja atau emang pendek ya ‘-‘)?

    • Mysti Adelliza says:

      Halo, salam kenal, chingu^^
      Wah, makasih udah mau berkomentar di wp ini #bow
      senangnya kalo menurutmu ini cukup bikin penasaran. Hehehe, kependekan, ya?
      Nanti ada saatnya panjang kok, chingu^^
      Silahkan dilanjut baca, kalo berminat^^

  12. GabyChoi says:

    Hai hai hai
    siap2 aj blog ny kena gempa 😀
    suka ma awal ny …
    Trs jarang ff yg cewek ny dah 29 mau 30 lgi…
    Ijin obrak abrik ya 😀

    • Mysti Adelliza says:

      Hai hai hai, chingu^^
      Hahaha. Wow, gempa? ^^ Seru juga kayaknya hehehe
      Wah, senangnya kalo kamu suka awalnya. Dan merasa kalo ini jarang^^
      Makasih, chingu^^
      Silahkan diliat2 hehehe

  13. yue says:

    oh.. krna abis bca moment nya d blog itu q jdi penasaran bgt.. krys ?? anak ?? kandung atau??

    ahh lanjut part 2 aj dlu ^^

  14. Gita Sri Rahayu says:

    kyaknya seru nih… karena aku udh baca yg oneshoot kyaknya aku mulai ngerti akan dibawa kemana alur cerita ini 🙂

  15. mayang says:

    annyeong chingu ^^
    mulai baca nie ff nya 🙂

    krystal nama anak changi am kyu kah ???!!!=
    kok anak.a seoul ya , knp gg sama changii ???!!=
    nie bru awal jd mari qta lanjuutt >>>
    next ^^

    • Mysti Adelliza says:

      Annyeong, mayang ^^
      Gomawo uda dateng ke blog ini..
      yg pasti krystal anaknya changi. Hehew..
      soal krystal yg gak tinggal sm changi nanti ada di part2 selanjutnya hihihi..
      oke. Silahkan lanjut ke part selanjutnya. 😀

  16. iyutmrc13 says:

    wah main tebak2an yuuk…
    Klo nyambung dari cerita di flying kayaknya Krystal anaknya Kyuhyun ϔɑ̤̥̈̊α̣̣̥α̍̍̊α̇̇̇̊♧.. Bener ƍ, bener ƍ… Lanjut ajah deh.. みϱ”̮みϱ”̮みϱ”̮みϱ..

  17. Zio09 says:

    hai, hihi baru baca outline di wp sebelah sana trus mampir deh ke sini,

    Hmm~ Aku mencium bau kyuhyun dalam diri krystal. .ohohoho

  18. taemfallin says:

    Baru baca dari wp sebelah langsung lari kesini buat lanjutannya :)….. Κ̣̝̇o̶̲̥̅̊ҟ disini kyu jα̲̅ϑΐ maincast ketiga Ɣää?? Hmmmm

    • Mysti Adelliza says:

      Halo, salam kenal, chingu^^
      Selamat datang di blog ini^^
      Castnya kadang suka acak letaknya, kadang yang ditulis pertama belum tentu paling main cast^^
      Btw, makasih udah berkomen^^

  19. hyochun says:

    yeyyy.. aku lanjutin baca yang ini author-ssi ^^ the outline sepertinya menarik 😀 #lambai2
    o ow.. changi masi diawal2 udah punya anak aja..udah usia 6th pula #cengo anak siapa yah.. cho ato cwang #lirik main cast
    halah gausah nebak2 lanjutin next part aja 😀

    • Mysti Adelliza says:

      Wuoow… pilihan yang cukup ekstrem. Tapi gapapa sih, hehehe, sangaaat senang kamu mau lanjut baca ff yang lain di blog ini :*
      Semoga ini memang menarik buat kamu ^^
      Iya, para cast di sini usianya ceritanya udah cukup tua^^
      Gyaaa… kalo bapaknya, ga bisa dikasih tau sekarang ^^
      Yap, bener lanjut aja, hehehe
      Btw, gomapta, hyochun ^^

      • hyochun says:

        wae wae wae? kenapa ekstrem author-ssi?? #penasaran
        kyu oppa, cwang oppa juga jadi tua yah hehe #dijitak
        hahaha saya masih nebak2 juga ko :-O
        ^^ cheonmaneyo author-ssi 😉

      • Mysti Adelliza says:

        Hehehe, ff satu ini agak ekstrem. Yang paling berat sejauh ini yang ada di blog ini, mungkin karena ini adalah ff yang tokoh-tokohnya udah dewasa. Hihihi. Tapi gapapa kok, tenang aja 😉
        Haha, iya, duo evil pun jadi tua, tapi ga tua2 banget. Tapi tenang mereka tetep manis #lah
        Ayo lanjutkan nebaknya, eh, bacanya maksudnya hehehe… 😉

      • hyochun says:

        wah wah wah.. sepertinya aku harus berfikir lebih keras nih #apadeh hehe
        oh, arraseoyo ^^
        mereka mah emang manis.. duo evil ❤ jadi tuapun tetep tampan kan kekeke :*
        tapi aku emang suka ff dengan cast yg dibuat lebih dewasa.. lebih ngena aja di feel.. daripada school romance.. tapi aku juga suka school romance sii hehe 😀

      • Mysti Adelliza says:

        Hahahaha…
        😉
        setuju banget ♥
        Oh kamu lebih senang ff yang dibuat lebih dewasa ya? Siplah. Berarti the outline barangkali cocok sama kamu, hyochun-ah. Hehehe… kalo school romance, atau tepatnya school life ada Ruby ^^ #promolagi

  20. harum567 says:

    Annyeong eonni, aku reader baru. Baru nemu blog ini hari ini T_T ini lanjutan dari The Outline yang one shot itu bukan? Cast nya kyuchan juga soalnya. Semangat bikin ff lagi eonni ^^

    • Mysti Adelliza says:

      Annyeong, harum ^^ selamat datang ^^
      Hehehehe.. ini bukan lanjutan juga sih tepatnya, tapi awal mula ceritanya hehehe… tapi makasih udah baca dan ninggalin komen ^^
      Makasih juga ucapan semangatnya kkk… ^^

  21. Ailian says:

    :O Loncatnya jauh banget ya kalau Changi tiba2 aja udah punya anak yang namanya Krystal :O kira2 dia kaget ga ya sewaktu tau kalau dia hamil :O

    • Mysti Adelliza says:

      Hahahaha…
      Kamu bacanya dari KyuChan moment ya? Coba deh buka menu Cerbung di situ ada urutannya untuk seri ini. KyuChan moment emang bener2 bukan sebelumnya chapter 1 banget hehehe… lebih kayak flashback gitu hehe…
      Btw, makasih udah komen dan dateng ke blog ini yah ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s